Mengenal Bursa Berjangka Jakarta

Perdagangan berjangka (futures trading) adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli komoditi yang penyerahannya dilakukan kemudian berdasarkan kontrak berjangka atau opsi atas kontrak berjangka. Komoditi Perdagangan berjangka berlangsung hanya di pasar-pasar yang terorganisasi atau dikenal sebagai Bursa Berjangka. Bursa Berjangka berbeda pengertiannya dengan Bursa Efek. Perbedaan mendasarnya adalah Bursa Efek merupakan pasar fisik: harus ada produksi efek (emisi saham) dan persediaan saham (inventory) sebelum boleh menjual. Sedangkan Bursa Berjangka pada sisi yang lain boleh jual sebelum membeli (short) karena tidak ada persediaan (inventory). Baik Bursa Efek maupun Bursa Berjangka merupakan bagian dari pasar derivatif.

Bursa berjangka dalam fungsi ekonominya memberikan dua jenis pelayanan utama yang bertujuan untuk pembentukan harga (price discovery), sehingga harga yang terjadi di pasar berjangka mencerminkan konsensus antara sejumlah besar pembeli dan penjual yang memiliki kesempatan sama untuk melakukan penjualan/pembelian di pasar secara transparan serta wajar. Fungsi lainnya adalah transfer harga (risk transfer), yaitu sebagai sarana pengelolaan risiko (risk management) melalui kegiatan lindung-nilai (hedging) dan sebagai alternatif investasi. Kelompok tersebut dikenal sebagai investor atau spekulator. Dimana mereka memanfaatkan adanya perubahan harga untuk mencari keuntungan, yaitu membeli kontrak berjangka pada saat harga rendah dan menjualnya kembali pada saat harga lebih tinggi.

Sumber hukum yang menjadi legitimasi keberadaan dari pada perdagangan berjangka adalah Undang Undang No.32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi yang merupakan peraturan hukum untuk memayungi ruang lingkup yuridis di pasar berjangka Indonesia. Secara universal ketentuan tentang bursa berjangka umumnya memiliki tujuan-tujuan utama untuk diimplementasikan sebagai wujud penciptaan integritas pasar agar didalam setiap penyelesaian transaksi bursa berjangka berlangsung secara aman dan memberikan kepastian hukum kepada pelaku pasar.

Bursa Berjangka Jakarta sangat diperlukan untuk menyediakan fasilitas bagi anggota untuk bertemu dan bertransaksi Kontrak Berjangka. Harga ditentukan melalui metode elektronis, melalui interaksi antara permintaan dan penawaran dalam sistem perdagangan. Didirikan pada tanggal 21 November 2000, BBJ bekerja keras untuk dapat menghadirkan sebuah bursa berjangka yang dapat secara kompetitif bersaing dan berlandaskan kepada sistem serta mekanisme yang sejalan dengan perkembangan paling aktual dari bursa berjangka di dunia lainnya. Perkembangan paling aktual sehubungan dengan format bursa, maka bursa perdagangan berjangka tidak hanya menjadikan komoditi sebagai objek perdagangan namun dikembangkan kearah produk-produk keuangan lainnya yang diperdagangkan dengan cara berjangka (future). Harga yang terjadi di Bursa Berjangka umumnya menjadi acuan (reference price) dunia usaha – termasuk produsen/pengusaha kecil dan petani – dalam melakukan transaksi di pasar fisik. Sehingga adanya pasar berjangka dapat membantu integrasi pasar-pasar lokal ke dalam pasar nasional, bahkan internasional. Dengan terintegrasikannya pasar-pasar lokal, harga di berbagai tingkat pemasaran yang berbeda akan bergerak mendekati pasar nasional dan internasional. Hal itu akan menjamin harga komoditas yang lebih realistis. Perdagangan produk-produk Bursa Berjangka seperti indeks, komoditi dan forex.

BBJ juga memiliki fungsi sebagai wasit, karena setiap institusi yang memobilisasi dana masyarakat harus tunduk pada dan diatur oleh minimal satu undang-undang dan diawasi oleh lembaga pengawas. Dengan perangkat-perangkat tersebut, BBJ dapat mengatur secara internal dunia bisnis, yaitu bagaimana melakukan bisnis dan berhubungan dengan sesama pelaku bisnis. Semua bentuk aturan main ini merupakan analogi dari norma dan prinsip hidup dalam kehidupan kemasyarakatan secara umum. Perangkat aturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis terdapat dalam kehidupan masyarakat. Keberadaan peraturan ini menjadikan kehidupan kemasyarakatan menjadi berjalan baik. Demikian pula semestinya jika perangkat-perangkat aturan ini diterapkan dalam proses dan kegiatan bisnis.

Keberadaan BBJ membuat investor mempunyai pilihan untuk menginvestasikan dananya dengan aman, yakni adanya perlindungan akan hak investor. Karena ada begitu banyaknya penawaran dari perusahaan Pialang yang tidak berizin (ilegal) dengan risiko membawa kabur dana nasabah akibat tidak adanya pengawasan dari instrumen-instrumen pemerintahan. Perizinan diperlukan untuk mengawasi dan memastikan bahwa perusahaan Pialang merupakan perusahaan yang jelas dan bonafid. Di Indonesia, badan pemerintahan yang mengatur perizinan dan kegiatan investasi forex trading dipegang oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) dan KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Pialang yang Legal atau Resmi berarti Pialang tersebut terdaftar di ketiga badan Otoritas Perdagangan Berjangka (BBJ, Bappebti dan KBI), di luar itu atau ketidaklengkapan izin berarti bahwa Pialang tersebut tidak legal dan keamanan dana nasabah tidak dijamin oleh pemerintah.

Kalau mempunyai izin resmi, maka dana yang disetorkan nasabah untuk berinvestasi akan disalurkan ke BBJ melalui sebuah rekening terpisah yang biasa disebut “segregated account”. Rekening terpisah ini berguna untuk menampung semua dana nasabah yang berinvestasi sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak manapun termasuk pialang yang bersangkutan. Mereka yang tidak mengantongi izin bisa saja memakai berbagai macam promosi yang muluk-muluk untuk menjerat calon nasabahnya sehingga mau bertransaksi forex dan menyetorkan dananya (tentu saja bukan ke rekening segregated account). Hasilnya? Dana nasabah tidak dapat dipertanggung jawabkan keberadaannya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s