Situasi Politis Menghambat Pemilihan Gubernur BOJ Baru

Pemilihan Gubernur Bank Sentral Jepang yang baru terhambat oleh situasi politis, meningkatkan kemungkinan penunjukkan di luar kejutan atau periode tanpa Gubernur sama sekali. Kegagalan menunjuk Gubernur yang baru pada saat ini sedikit imbasnya untuk jangka pendek ke depan, seiring BOJ saat ini tidak diharapkan untuk merubah kebijakan moneternya selama beberapa bulan – kemungkinan hingga tahun depan. Namun penundaan dapat mengurangi kepercayaan manajemen ekonomi Jepang, di saat bersamaan investor asing telah menjual saham Jepang. Penunjukkan di luar kejutan dapat menimbulkan perubahan kebijakan BOJ untuk menggunakan tingkat suku bunga yang rendah untuk mengatasi inflasi yang rendah. Bulan lalu pemerintah diharapkan menominasikan deputi BOJ, Toshiro Muto sebagai pengganti Gubernur Fukui. Takuji Okubo, ekonom di Merril Lynch, menganggap “Ketidakpastian pengganti Gubernur BOJ belum menjadi perkembangan negative bagi ekonomi Jepang” dan hanya bersifat sementara. Namun tetap saja, investor internasional terlanjur khawatir terhadap manajemen ekonomi Jepang, dan periode tanpa Gubernur akan semakin memperburuk kekhawatiran tersebut.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s