OECD – Pertumbuhan Lambat dan Inflasi Meningkat

Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pengembangan (OECD) memangkas proyeksinya untuk pertumbuhan tahun ini dan mengekspetasikan ekspansi hanya “lebih rendah dari 2% untuk 30 negara anggota. Resesi perumahan AS, penghapus bukuan bank dan kejatuhan pasar kredit membatasi spending konsumen dan memukul investasi korporat pada ekonomi yang sedang berkembang. Ekspansi yang kurang dari 2% merupakan yang terlemah semenjak 2003 dan sangat berbeda dengan proyeksi OECD sebelumnya bahwa pertumbuhan masih aman dari jatuhnya AS dan akan mengalami rebound 2009. Pada saat yang bersamaan, dilaporkan bahwa harga inflasi di negara berkembang mencapai level tertinggi dalam 6,5 tahun terakhir di bulan Januari akibat kenaikan harga bahan bakar dan bahan pokok. Data menunjukkan rate inflasi tahunan di 30 negara anggota menanjak menjadi 3.5% di Januari dari 3.4% tahun sebelumnya. Organisasi itu juga menyebutkan terakhir kalinya rate inflasi menyentuh 3.5% di Agustus 2001. Sementara pada 29 Januari yang lalu, IMF juga memprediksikan pasar berkembang (emerging market) seperti China dan India, yang bukan anggota OECD, akan tetap ekspansi sebesar 6.9% tahun ini.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s