Carlyle Capital Tidak Mencapai Kesepakatan

 

Carlyle Capital, rekanan perusahaan private equity Carlyle Group, berkata kemarin bahwa peminjamnya ingin mempertahankan sisa kepemilikannya setelah tidak dapat mencapai kesepakatan yang sama-sama menguntungkan untuk menstabilkan kondisi keuangannya. Perusahaan menyatakan gagal bayar atas utangnya sekitar $16.6 miliar; dan aset yang dimilikinya hanyalah aset hipotek kepemilikan badan pemerintah AS berating-AAA. Carlyle Capital mengatakan perusahaannya telah menerima margin calls sebesar $400 juta. Perusahaan tidak sanggup membayar margin calls itu, sehingga peminjamnya telah melanjutkan kepada proses penutupan jaminan aset  berbasis hipotek. Jika Carlyle Group terkena default, peminjam akan meminta modalnya secepatnya, memaksa likuidasi atas open posisi di market. Hingga ini akan mengakibatkan gelombang fluktuasi pada bonds, saham dan currency market dan pada titik ini, The Fed tidak ada pilihan lain untuk memangkas suku bunga sebesar 75 basis poin. Fed fund futures kembali mengantisipasi 94 persen kemungkinan pangkas 75bp, naik dari 64 persen di hari Kamis. Bagaimanapun, jika The Fed bertindak dengan benar dan hendak mengakhiri pesimisme dan pengalihan resiko yang terjadi di pasar keuangan, mereka perlu memberikan kejutan pada pasar untuk memangkas suku bunga 100bp sekaligus.

 

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s