Dollar Menguat Sejalan dengan Komoditi Jatuh

Indeks dollar, yang menilai nilai tukar currency terhadap keranjang partner dagang, naik menjadi 72.77 dari 72.144 kemarin. Emas menuju penurunan mingguan terbesar selama 25 tahun terakhir, jatuh 12% dari rekor tertinggi $1,032.70 per ounce. Minyak jatuh dibawah $100 / barrel untuk kali pertama sejak 5 Maret, dan tembaga mengalami penurunan 2 hari berturut yang terbanyak selama 7 bulan. Dollar telah menguat semenjak pernyataan The Fed hari Selasa, yang sangat berbeda dengan pernyataan mengenai di Januari sebelumnya , dimana disebutkan “inflasi telah meningkat, dan beberapa indikator ekspektasi inflasi menunjukkan kenaikan.” Penguatan dollar masih berlangsung seiring traders mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga mendatang. Fed fund futures tampak hanya mengantisipasi 70% peluang 50 basis point cut pada 30 April nanti dan hanya 30% peluang 25 basis point cut. Kemarin, traders sempat mengantisipasi 82% peluang 50 basis point cut dan 18% peluang cut 25.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s