Minyak Jatuh Pada Akibat Permintaan

Minyak mentah jatuh di hari ketiga pada bursa New York akibat kekhawatiran pelambatan ekonomi AS akan memperlambat konsumsi dan penguatan dollar akan mengurangi permintaan untuk komoditi sebagai perlindungan nilai terhadap inflasi. Minyak mentah untuk kontrak bulan Mei diperdagangkan pada level $100.67 per barrel, kontrak futures ini masih naik 60 persen dari tahun lalu. Indeks 19 komoditi CRB yang disediakan reuters jatuh 8.3% minggu lalu, terbanyak sejak 1956, setelah menyentuh rekor tertinggi nya 29 Februari. Komoditi sedang mengalami “siklus pelemahan” dan secara fundamental akan mencapai “point terendahnya” di bulan April seiring kondisi ekonomi dan harga yang tinggi memberi tekanan pada permintaan, seperti yang ditulis dalam laporan analis Goldman Sachs Jeffrey Currie. Minyak akan rebound di semester kedua, kembali ke area $105 di akhir tahun.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s