Permintaan Jasa Australia Jatuh Pertama Kali dalam 17 Bulan

Indeks yang mengukur inflasi Australia naik pada laju tercepat di bulan April seiring biaya untuk bahan bakar, jasa bisnis dan penyewaan yang meningkat, memicu ekspektasi para ekonom bahwa bank sentral akan mempertahankan biaya peminjaman pada level 12 tahun tertinggi. Tingkat harga konsumen meroket 4.3% dari tahun sebelumnya, berdasarkan indeks yang dikeluarkan oleh TD securities Ltd. Harga-harga naik 0.5% dari bulan Maret, ketika sempat mengalami kenaikan 0.4%. RBA memotori siklus kenaikan suku bunga untuk memerangi laju inflasi tercepat dalam 17 tahun terakhir. Sementara indeks Australia yang menukur jasa jatuh untuk pertama kali dalam 17 bulan seiring kenaikan suku bunga dan biaya bahan bakar memicu konsumen untuk mengurangi pengeluaran. Ekspektasinya adalah RBA membiarkan tingkat suku bunga tidak mengalami perubahan pada level 7.25% di hari Selasa nanti. Kendati kenaikan biaya peminjaman akhir-akhir ini, inflasi masih menunjukkan sedikit sekali indikasi pelambatan. Hampir sebagian besar laporan ekonomi mengkonfirmasi kebutuhan RBA untuk menaikkan suku bunga di masa lali dan laporan terakhir ini menunjukkan skenario kuat bagi RBA untuk menahan tingkat suku bunga di hari Selasa. Jika inflasi berlanjut di bulan mendatang, ada kemungkinan kuat bagi bank sentral untuk meneruskan kenaikan suku bunganya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s