Dollar Jatuh pada Hasil Fannie; Pengambilan Resiko Berkurang Drastis

Dollar kembali menurun terhadap euro dan 6 mata uang utama lainnya untuk 2 hari berturut Selasa setelah laporan pendapatan dari Fannie Mae berada dibawah ekspektasi. Fannie Mae, penyedia pembiayaan rumah AS terbesar, melaporkan kerugian 3 kwartal berturut-turut searah dengan krisis sektor perumahan mulai mengambil bagian buruknya labar di triwulan pertama. Problem pada Fannie Mae, mengingatkan para investor bahwa masalah di pasar perumahan AS, sebagai alasan utama untuk pelambatan ekonomi AS, belum sepenuhnya pulih dan tidak dapat mendongkrak dollar. Rekor harga minyak yang terlihat memaksa fokus ECB pada inflasi, dimana presiden Jean-Claude Trichet di hari Senin menyebutkan “resiko signifikan”. Ekspektasi ini menggarisbawahi bank sentral akan tetap menahan tingkat suku bunga pada level 4% pada meeting hari Kamis nanti. Analis secara luas juga memperkirakan ECB untuk tetap bertahan pada posisi agresif terkait inflasi dalam pernyataan Trichet setelah keputusan tersebut. US Dollar sendiri secara keseluruhan diperdagangkan lebih rendah dibanding hari closing hari Senin seiring laporan earning yang lemah di sektor perumahan AS sekali lagi menjadi penggerak market dalam perdagangan bergaya pengalihan resiko.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s