UBS Mengurangi 5,500 Tenaga Kerja Terkait Kerugian Subprime

UBS memotong 5,500 tenaga kerjanya dan menjual milyaran dollar dalam bentuk asset di hari Selasa untuk keluar dari krisis subprime, namun sahamnya tetap jatuh seiring para investor takut bahwa daya pendapatannya secara permanent akan buruk. Bank Swiss tersebut mengatakan akan mengurangi tenaga kerja tambahan 7%, dengan pengurangan sebagian besar di investasi perbankan AS dan Inggris, karena dari sanalah asal mula sebagian besar kerugian bisnis tersebut terkait subprime mortgage di Eropa. Pemotongan staff 5,500 yang terakhir menambahi 1,500 orang yang sudah dipecat dan kemungkinan besar akan mewakili kondisi buruk kedua terbesar diantara perbankan investment bank global setelah Citigroup yang kemungkinan akan memecat 15,000 karyawannya. UBS juga melaporkan kerugian triwulan pertama sebesar 11.535 bln Swiss franc ($10.9bln), sedikit lebih baik dari yang dilaporkan pada bulan April dan lebih rendah dibanding ekspektasi analis sebesar 11.9 bln. Kerugian lainnya dari kekacauan kredit global seperti Citigroup yang juga memecat banyak tenaga kerja. Kendati beberapa rivalnya berhasil selamat, seperti Goldman Sachs, ternyata juga ingin mengurangi beberapa tenaga kerja. UBS merupakan bank yang mengalami kerugian terbesar di Eropa terkait krisis subprime setelah menghapus bukukan (writedowns) lebih dari $37 bln.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s