Ringkasan Komoditi

Harga minyak semakin mendekati rekor diatas level $126 per barrel di hari Senin sejalabn dengan kekerasan yang terjadi di Timur Tengah mendominasi kekhawatiran gangguan supply di kawasan produsen minyak terbesar di dunia tersebut. Minyak sendiri telah melonjak hampir 14% sejak jatuh hingga $110.53 per barrel tanggal 1 Mei, seiring investor mengantisipasi gangguan supply di kawasan North Sea dan Nigeria, maupun ketatnya permintaan untuk bahan bakar diesel dan heating oil. “Realitanya adalah, fundamental menunjukkan kenaikan supply minyak semakin berkurang dan semakin menipis, namun permintaan masih tumbuh pesat.” Sementara emas jatuh di hari Senin, menghapus kenaikan sebelumnya seiring dollar mulai pulih terhadap major currency setelah terjadi aksi jual minggu lalu. Emas sendiri memiliki korelasi kebalikan dengan dollar sebagai alternatif bagi investor. Indeks dollar, yang melacak nilai dollar terhadap beberapa mata uang utama, naik 0.2% hingga 73.267, menanjak hingga level 2 bulan tertinggi yang sempat tercapai minggu lalu yakni di level 73.895. “Momentum emas sementara ini tidak terlalu terlihat kuat untuk mencoba level $900,” kata Naomi Suzuki, analis senior pada Sumitomo Corp. “Tidak seperti di triwulan pertama ketika pelemahan dollar sangat mendominasi pasar, kini tidak ada signal yang clear untuk diperdagangkan sementara ini,” tambahnya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s