Inflasi dan Obligasi Jepang

Harga obligasi pemerintah Jepang jatuh, mendorong yield dengan tenor 10 tahun pada level tertinggi dalam 7 bulan, setelah kenaikan harga grosir memicu spekulasi bank sentral akan menaikkan suku bunganya tahun ini. Harga obligasi tersebut mengalami penurunan terbesar dalam kurun 2 minggu lebih setelah BoJ mengatakan produces price mengalami kenaikan dan mendekati laju tercepat di hampir 3 dekade terakhir di bulan April. Level inflasi tinggi yang dialami oleh dunia akan membutuhkan aksi bank sentral, cepat atau lambat. BoJ telah mengumumkan niatnya untuk menaikkan suku bunga, namun kenaikan bunga belum terjadi setidaknya hingga ekonomi AS mendapatkan pondasi yang solid yang dapat menjamin pertumbuhan. Yield obligasi yang lebih tinggi akan menguatkan mata uangnya, yang sebenarnya tidak diinginkan oleh eksportir Jepang saat ini.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s