Minyak Stabil Setelah Jatuh Pada Kekhawatiran Permintaan

Minyak masih bertahan diatas $122 per barrel di hari Kamis, cukup stabil setelah 2 sesi penurunan yang dipicu oleh kekhawatiran melemahnya permintaan global. Minyak sempat loncat akibat meledaknya pabrik petrokimia di Kuwait, namun kembali turun setelah pejabat Kuwait mengatakan Reuters bahwa ledakannya tidak mempengaruhi operasi penyulingan untuk mengekspor minyak. Tekanan menurun juga masih ada dari melemahnya prospek permintaan, sejalan dengan banyaknya negara Asia yang kesulitan mempertahankan biaya untuk mensubsidi konsumen akibat rekor harga minyak. Data mingguan pada cadangan minyak di AS yang dirilis secara mingguan juga menambah sentimen bearish seiring kenaikan yang lebih besar dari perkiraan pada cadangan produksi dan jatuhnay permintaan bahan bakar, memicu anjloknya minyak mentah. Dealer juga memperhatikan US Dollar, yang menyentuh 4 bulan tertinggi terhadap yen di hari Kamis akibat pandangan bahwa suku bunga AS tidak akan dipangkas lebih jauh. Penguatan dollar cenderung menyebabkan komoditi yang didenominasikan dengan dollar kurang atraktif bagi para investor.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s