Inflasi Naik Akibat Biaya Energi

Kenaikan biaya energi telah menaikkan CPI melampaui perkiraan ekonom di bulan Mei, menggarisbawahi kekhawatiran terhadap inflasi yang semakin memburuk. Harga-harga menanjak 4.2% dalam 12 bulan terakhir hingga Mei, setelah 3.9% kenaikan dari tahun ke tahun di bulan April. Pengeluaran untuk energi naik 4.4% setelah tidak mengalami perubahan di bulan sebelumnya. Harga bensin naik 5.7% dan biaya bahan bakar naik 10%. Pelambatan ekonomi dapat saja menahan perusahaan untuk mendorong harga agar seimbang dengan kenaikan biaya bahan baku material. Harga pangan, yang menyumbang 1/5 dari CPI, naik 0.3%, dibandingkan dengan kenaikan 0.9% di bulan April. Meskipun The Fed sering menggunakan PCE sebagai ukuran inflasinya, CPI tentunya menjadi kekhawatiran utama mereka. Probabilitas kenaikan bunga bulan September kini meningkat. Pertanyaannya adalah apakah kenaikan 25 basis point lebih lanjut dapat terlihat sebelum akhir tahun ini.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s