Shell Menghentikan Output di Bonga Nigeria Setelah Diserang

Royal Dutch Shell telah menghentikan produksinya di ladang minyak Bonga Nigeria, yang memompa rata-rata 220,000 barrel per hari, setelah diserang dengan persenjataan, dikatakan oleh seorang juru bicara di hari Kamis. “Tempat itu biasa digunakan sebagai stasiun utama, terminal. Yang merupakan jantung utama dari peredaran minyak,” menurut perwakilan Shell Precious Okoloba seraya menambahkan salah satu tanker juga terserang. “Kami harus menghentikan produksi.” Ketakutan gangguan supply dari Nigeria, eksportir minyak terbesar ke-8 di dunia ini turut mempengaruhi penyebab harga minyak global hingga menyentuh rekor. Harga minyak mentah AS reli hingga mendekati $137 per barrel di hari Rabu. Kontraktor keamanan pribadi yang bekerja pada industri perminyakan mengatakan sekitar 2 lusin pasukan bersenjata dalam 3 speedboat telah menyerang fasilitas kilang namun gagal masuk ke dalam, melukai 3 staff Shell. Ketika kabur, penyerang telah menyerang balik kilang pada terminal ekspor Escravos dan menculik salah satu kapten AS, ditambahkan kontraktor tersebut. Namun minyak akhirnya jatuh dibawah $134 per barrel pada berita China yang akan menaikkan harga bensin dan diesel untuk pertama kali nya dalam 8 bulan sebagai upaya membantu industri mengkompensasi kerugian akibat kenaikan harga minyak.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s